Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mempelajari pH Larutan Lengkap dengan Contoh Soalnya

Saat belajar kimia, mungkin kita tidak asing dengan materi yang mengulas asam basa. Dalam materi ini banyak yang perlu dipelajari salah satunya pH larutan. Asam basa sangat berhubungan dengan pH larutan. 

Pasalnya kekuatan asam basa bisa diketahui setelah mengetahui pH larutan. Kekuatan dari asam disimbolkan dengan tanda [H+] sedangkan basa ditandai dengan simbol [OH-]. Kekuatan asam basa memiliki angka yang sangat kecil dan penulisan yang tidak sederhana. 

Melihat masalah tersebut, seorang ahli biokimia dari Denmark yang bernama Peter Lauritz Sorensen mengajukan penggunaan pH. Apa itu pH? pH diartikan sebagai nilai yang menyatakan derajat atau tingkat keasaman sebuah larutan. Nilai pH didapatkan dari hasil negatif logaritma 10 dari konsentrasi ion H+.

Mempelajari pH Larutan Lengkap dengan Contoh Soalnya
Ilustrasi belajar menghitung pH larutan (pixabay.com)

Skala pH

Selain menjadi tolak ukur tingkat keasaman sebuah larutan, pH juga digunakan sebagai parameter kualitas air bersih. Air murni memiliki nilai [H+] = [OH-], sehingga air murni memiliki nilai pH = pOH. Maka dari itu, pH + pOH = 14, pH = pOH = 7. 

Dari sinilah kita bisa menentukan bahwa sebuah larutan yang memiliki pH 7 berarti bersifat netral. Sedangkan untuk larutan yang pH-nya di bawah 7 termasuk senyawa asam dan di atas 7 berarti termasuk senyawa basa.

Perhitungan pH

Nilai pH larutan bisa dihitung dengan menggunakan rumus yang cukup mudah dipahami. Berikut rumusnya.

pH = - log [H+]

Rumus di atas hanya bisa digunakan untuk mengetahui pH larutan asam. Sedangkan untuk mengetahui pH larutan basa, kita harus terlebih dahulu menentukan nilai pOH. Setelah menentukan nilai pOH, penentuan nilai pH larutan basa akan bergantung pada harga kesetimbangan air (Kw). Rumus dari kesetimbangan air, sebagai berikut:

Kw = [H+] [OH-]

Pada kondisi standar (suhu 250C) 1 atm, nilai Kw = 10-14, sehingga nilai pH basa yaitu:

pH = 14 – pOH

Sementara itu, reaksi kesetimbangan dalam air sebagai berikut:

H2O ↔ H+ + OH-

Dalam perhitungan pH larutan asam atau basa, kita harus memperhitungkan kesetimbangan air. Besarnya nilai ion H+ dan OH- dari air yaitu 10-7 M. Untuk larutan asam atau basa yang konsentrasinya mendekati angka 10-7 M atau lebih kecil dari 10-7 M, maka nilai H+ dan OH- harus diperhitungkan Sementara sebaliknya, jika konsentrasi H+ dan OH- yang lebih besar dari 10-7 , maka tidak perlu diperhitungkan.

Contoh Soal pH Larutan

Untuk lebih memahami perhitungan pH larutan, berikut ini beberapa contoh soal tentang pH larutan beserta penyelesaiannya.

1. Jika ada 100 mL larutan HCl 0,1 M, berapakah nilai pH-nya?

Jawab:  

[H+] = 0,1 M
pH = - log [H+] = - log 10-1 = 1

2. Apabila ada 100 mL Ca(OH)2 0,1 M, maka berapakah nilai pH-nya?

Jawab:

[