Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Hidroponik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Tahun 1970

Hidroponik adalah sistem pertanian modern yang membuat budidaya tanaman lebih praktis. Sistem pertanian ini cukup mudah untuk diterapkan termasuk di lahan yang relatif sempit. Lantas, bagaimanakah sejarah hidroponik di Indonesa? Temukan jawabannya pada pembahasan di bawah ini. 

Sejarah Hidroponik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Tahun 1970
Sistem hidroponik di Indonesia (dokumentasi pribadi)

Perkembangan Hidroponik di Indonesia

Tren hidroponik mulai menjamur beberapa tahun terakhir. Padahal jika melirik sejarahnya, sistem pertanian masa depan ini sudah ada sejak tahun 1970an. Saat itu pembahasan mengenai hidroponik ada di salah satu mata kuliah di perguruan tinggi. Belum bisa dipastikan perguruan tinggi apa yang sudah mengulas tentang sistem pertanian tersebut, namun ada yang menyebutkan UGM.

Sepuluh tahun kemudian, perkembangan hidroponik di Indonesia mulai terasa saat praktisi pertanian Cipanas, Iin Hasim menggunakan teknik pertanian modern ini untuk tanaman hiasnya. Sayangnya pada saat itu Iin menerapkan sistem tersebut di Singapura. 

Sementara itu, praktik hidroponik di Indonesia dalam skala industri dimulai pada tahun 1982. Yaitu saat pengusaha Bob Sadino melakukan budidaya sayur hidorponik pada lahan seluas 2,5 hektare. Setelah itu, muncul perusahaan lain yang juga mengembangkan hidroponik skala industri. Setidaknya ada dua perusahaan yang mulai mengembangkan hidroponik, yaitu perusahaan Agrikultura (1998) dan PT. Kebun Sayur Segar (2003). 

Latar belakang yang menjadikan sejarah hidroponik di Indonesia cukup berkembang yaitu karena adanya persoalan masyarakat yang ingin mengembangkan pertanian, terutama pada komoditas sayur, buah, tanaman hias, hingga biofarmaka. 

Di lain hal sistem pertanian masa depan yang pertama kali dikembangkan di Nusantara yaitu hidroponik dengan sistem substrat. Setelah itu, mulai berkembang sistem lain seperti NFT atau nutrien film technique, aeroponik, hidoponik sumbu (wick), hidroponik rakit apung, serta ebb and flow.

Hingga kini, sejarah hidroponik di Indonesia terus berkembang menggunakan berbagai sistem yang lebih modern. Perkembangan tersebut bertujuan agar bisa menghasilkan produk pertanian yang unggul baik dari segi kualitas maupun kuantitas. 

Sumber: Susilawati. 2019. Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik. Unsri Press, Palembang.

Posting Komentar untuk "Sejarah Hidroponik di Indonesia, Sudah Ada Sejak Tahun 1970"