Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fotosintesis, Proses Pembuatan Makanan pada Tumbuhan

Fotosintesis menjadi bagian penting bagi tumbuhan. Melalui proses ini, tanaman bisa memperoleh makanan untuk kelangsungan hidupnya. Lantas, apa itu fotosintesis dan bagaimana prosesnya? Yuk simak penjelasan berikut ini. 

Fotosintesis, Proses Pembuatan Makanan pada Tumbuhan
Tanaman yang mengalami fotosintesis (pixabay.com)

Mengenal Fotosintesis

Fotosintesis terdiri atas dua kata yaitu “foton” yang berarti cahaya dan “sintesis” yang makanya penyusunan. Dari dua kata tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa fotosintesis artinya sebuah proses penyusunan gula dan zat organik lainnya dalam klorofil dengan bantuan sinar matahari. 

Fotosintesis juga bisa dimaknai sebagai sebuah proses kimia fisika dengan memanfaatkan cahaya matahari di dalam kloroplas. Untuk bisa berjalan dengan baik, proses fotosintesis memiliki beberapa faktor pendukung. Berikut ini, beberapa faktor yang mempengaruhi reaksi fotosintesis.

1. Karbon Dioksida (CO2)

Kecepatan fotosintesis yang dilakukan tanaman sangat dipengaruhi oleh ketersediaan karbon dioksida. Semakin banyak CO2 yang tersedia, maka fotosintesis akan berlangsung dengan cepat.

2. Klorofil

Salah satu yang menjadi pembedaan antara tanaman dengan makhluk hidup lainnya yaitu keberadaan klorofil. Tanaman memiliki klorofil yang berguna untuk membantu proses fotosintesis. Jumlah klorofil berbanding lurus dengan kecepatan reaksi fotosintesis. Semakin banyak klorofilnya, maka fotosintesis akan berjalan dengan lancar dan cepat.

3. Usia Daun

Usia daun juga turut mempengaruhi proses fotosintesis. Daun yang sudah tua diketahui memiliki kemampuan lebih rendah untuk merombak klorofil dibandingkan daun muda. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa fotosintesis lebih banyak terjadi di daun muda, karena memiliki klorofil yang banyak.

4. Cahaya Matahari

Cahaya matahari dibutuhkan dalam pembentukan klorofil. Jika tidak ada sinar matahari, maka klorofil tanaman tidak akan terbentuk dengan sempurna. Oleh sebab itu, keberadaan cahaya matahari sangat diperlukan agar fotosintesis berjalan dengan cepat.

5. Air

Air merupakan bahan baku dalam reaksi fotosintesis. Jumlah air yang tersedia bisa mempengaruhi laju dari reaksi penting ini.

6. Suhu

Suhu di lingkungan tanaman tumbuh juga turut mempengaruhi proses fotosintesis. Suhu untuk fotosintesis harus optimal, tidak boleh terlalu rendah dan tidak boleh terlalu tinggi. Suhu yang terlalu tinggi bisa menyebabkan enzim yang berperan dalam reaksi fotosintesis menjadi rusak

Proses Fotosintesis pada Tanaman

Secara kimiawi, proses berlangsungnya fotosintesis tersaji dalam reaksi seperti berikut:

6H2O + 6CO2 + cahaya => C6H12O6 (glukosa) + 6O2

Jika melihat dari reaksi tersebut maka kita bisa memahami bahwa fotosintesis menghasilkan glukosa dan air. Untuk menghasilkan zat tersebut, tumbuhan membutuhkan karbon dioksida, air dan cahaya matahari. 

Dari reaksi tersebut kita bisa mengetahui bahwa fotosintesis memerlukan air, cahaya, dan karbon dioksida. Dari ketiga bahan tersebut, nantinya akan menghasilkan glukosa atau gula dan air. 

Secara biologi, proses fotosintesis terbagi menjadi dua reaksi yaitu reaksi terang dan gelap. Berikut ulasan singkatnya.

1. Reaksi Terang

Seperti namanya, reaksi terang merupakan proses fotosintesis yang memerlukan cahaya. Reaksi ini terjadi di grana. Saat reaksi terang berlangsung, terjadi perubahan energi dari cahaya matahari menjadi energi kimia yang akan membentuk oksidan.

2. Reaksi Gelap

Setelah reaksi terang selesai, maka proses fotosintesis dilanjutkan dengan reaksi gelap. Reaksi ini tidak memperlukan sinar matahari. Reaksi gelap berlangsung di dalam stroma. Pada reaksi ini akan terbentuk reaksi siklik yang mengubah karbon dikosida dan energi menjadi gula. 

Sumber:
Bahan Ajar Fotosintesis” oleh Ir. I. Wayan Wiraatmaja, M.P
Buku ”Bahas Tuntas 1001 Soal Biologi SMP Kleas VII, VIII, IX”.
Buku “Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan MTs Kelas VIII”.



Posting Komentar untuk "Fotosintesis, Proses Pembuatan Makanan pada Tumbuhan"