Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keanekaragaman Hayati Indonesia yang Patut Dilestarikan

 

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, baik flora maupun faunanya. Diketahui hampir 30% spesies yang tinggi di bumi, ada di Indonesia. Meskipun banyak, namun persebarannya tidak merata. 

Beberapa pulau di Indonesia memiliki spesies endemik yang menjadi ciri khasnya. Spesies endemik adalah spesies lokal, unik, dan hanya ditemukan di daerah atau pulau tertentu. 

Pada ulasan berikut ini akan diterangkan prihal keanekaragaman hayati di Indonesia yang terdiri atas keanekaragaman flora dan fauna. Ingin tahu informasinya secara lengkap? Yuk simak penjelasan berikut. 

Keanekaragaman Hayati Indonesia yang Patut Dilestarikan
Gambar keanekaragaman hayati (pixabay.com)

Keanekaragaman Hayati Flora di Indonesia

Wilayah Indonesia di dominasi oleh area hutan hujan tropis yang vegetasinya lebat. Sehingga wajar jika flora di Indonesia sangat beragam. Flora di Indonesia termasuk dalam kelompok flora Malesiana. Sebagai informasi, Malesiana merupakan daerah luas yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, dan Kepulauan Soloman. 

Hutan di wilayah Malesiana diketahui memiliki kurang lebih 248.000 spesies tumbuhan tingkat tinggi. Hutan tersebut banyak ditumbuhi tanaman dari famili Dipterocarpaceae yaitu kelompok tanaman yang bijinya bersayap. Ciri lain dari tanaman ini yaitu batangnya berukuran besar sehingga bisa membentuk kanopi hutan. Contoh tumbuhan Dipterocarpaceae yaitu; keruing, meranti, ramin, dan pohon kapur.

Sebagian besar wilayah Indonesia termasuk bioma hutan hujan tropis. Hutan ini memiliki ciri pohon kanopi rapat dan banyak tumbuhan liana atau tumbuhan yang memanjat. Contoh tanaman yang tumbuh di hutan ini yaitu; pohon durian, mangga, sukun, dan rutan. Keempat tumbuhan tersebut tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Keanekaragaman hayati Indonesia juga diperkaya dengan kehadiran tanaman endemik. Beberapa jenis tanaman endemik Indonesia salah satunya bunga raflesia. Bunga ini hidup di beberapa daerah seperti; Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh.

Keanekaragaman Hayati Fauna di Indonesia

Tak hanya flora, Indonesia juga memiliki ragam fauna yang tersebar di berbagai tempat. Indonesia diketahui memiliki sekitar 12% mamalia dunia, 16% reptil dan amfibi dunia, serta 12% burung di dunia. 

Persebaran fauna-fauna tersebut dipisahkan oleh garis Wallace dan Weber. Berdasarkan garis pemisah tersebut, wilayah persebaran fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga daerah yaitu oriental, Australian, dan peralihan. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Fauna di Wilayah Oriental

Daerah oriental meliputi beberapa pulau di Indonesia seperti Jawa, Bali, Sumatra, dan Kalimantan. Fauna yang masuk ke wilayah ini memiliki ciri sebagai berikut:

  • Banyak mamalia yang ukurannya besar.
  • Memiliki berbagai jenis kera.
  • Kelompok burung yang mendiami wilayah ini mempunyai warna yang kurang menarik namun bisa berkicau.

Adapun contoh dari fauna oriental yaitu:

  • Banteng
  • Harimau
  • Gajah
  • Badak Sumatra
  • Orang utan
  • Jalak Bali
  • Elang Jawa
  • Murai mengilap

2. Fauna di Wilayah Australian

Wilayah Indonesia yang masuk dalam daerah Australian yaitu Pulau Papua dan kepulauan kecil yang ada disekitarnya. Ciri-ciri dari fauna yang menempati wilayah ini yaitu:

  • Mamalia yang tinggal di sini berukuran kecil.
  • Banyak hewan yang memiliki kantong.
  • Tidak ada spesies kera.
  • Terdapat burung dengan warna bulu yang indah.

Contoh fauna di wilayah Australian antara lain:

  • Komodo
  • Burung cenderawasih
  • Babi rusa
  • Kanguru pohon
  • Kuskus

3. Fauna di Wilayah Peralihan

Keanekaragaman hayati Indonesia juga ditemukan di wilayah ini. Daerah yang masuk dalam wilayah peralihan yaitu Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara (bagian tengah). Contoh hewan yang menempati wilayah ini yaitu: anoa daratan, maleo, rangkong Sulawesi, musang cokelat Sulawesi. Dan singapuar.

Demikian pembahasan tentang keanekaragaman hayati yang dimiliki negara kita. Keanekaragaman tersebut harus kita jaga agar tetap lestari dan bisa diwariskan untuk anak cucu kita di masa yang akan datang.

Sumber: Sulistyowati, E., Omegawati, W.H., & Hidayat, M.L. 2016. Buku Siswa Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Intan Pariwara, Klaten.

Posting Komentar untuk "Keanekaragaman Hayati Indonesia yang Patut Dilestarikan"