Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah NFT dari Era Before Crypotkitties sampai Metaverse

Non Fungible Token atau NFT adalah sebuah aset digital yang ada di blockchain dengan kode identifikasi dan metadata yang unik serta berbeda satu dengan lainnya. Beberapa waktu terakhir, NFT menjadi ramai diperbincangkan. Lantas, bagaimana sejarah NFT? Simak penjelasannya di bawah ini.

Sejarah NFT dari Tahun 2012 - 2021 yang Penting untuk Diketahui
Ilustrasi NFT (pixabay.com)

Sejarah Perkembangan NFT

Jika melihat pada sejarah, NFT ternyata sudah muncul sejak tahun 2012 lalu. Tentu saja setiap tahunnya, NFT berkembang mengikuti perkembangan jaman dan dikelompokan menjadi beberapa era. Ulasan lengkap tentang sejarah perkembangan NFT akan diuraikan pada penuturan berikut ini.

Sejarah NFT Era Before Cryptokitties (2012 – 2016)

NFT pertama kali dibangun di atas jaringan blockchain Bitcoin yang tentu saja berbeda dengan kondisi saat ini. Tanggal 4 Desember 2012, Meni Rosenfeld merilis proposal whitepaper “Colored Coins”. Gagasan ini merupakan metode untuk merepresentasikan dan mengatur aset yang ada dalam jaringan blockchain Bitcoin dan digunakan sebagai bukti kepemilikan.

Kehadiran Colored Coin dipercaya sebagai cikal bakal NFT yang kita kenal saat ini. Walaupun demikian, gagasan ini tidak pernah terealisasi secara nyata. Sebab pada saat itu ada keterbatasan jaringan Bitcoin. 

Tanggal 3 Mei 2014, Kevin McCoy yang merupakan seorang seniman digital berhasil menciptakan NFT dengan nama NFT Quantum. Gambar digital tersebut berhasil terjual dengan harga $14 juta di rumah lelang Sotheby.

Di kurun waktu 2014 – 2016, perkembangan NFT cukup pesat. Percobaan proyek NFT mulai dilakukan pada sebuah platform yang dikenal dengan nama Counterparty menggunakan jaringan blockchain Bitcoin 2.0. Pada 2016, mulai muncul NFT dengan tema “meme” salah satu yang paling terkenal yaitu “Rare Pepes” milik platform Counterparty.

Sejarah NFT Era Crypokitties dan Cryptopunks (2017 – 2021)

Setelah blockchain Ethereum lahir di tahun 2015, sejarah NFT masuk pada masa kejayaan. Jaringan blockchain Ethereum menggunakan Ethereum Virtual Machine (EVM) dengan basis smart contact yang sangat mendukung pembuatan NFT dan ekosistem NFT.

EVM adalah mesin komputasi yang bekerja seperti komputer terdesentralisasi yang bisa mengeksekusi ribuan bahkan jutaan proyek. Hal tersebutlah yang membuat NFT berkembang sangat pesat. 

Ketika mengulas tentang NFT, kita juga perlu mengetahui Crypokitties dan Cyberpunks. Di tahun 2017, Cryptokitties mulai dikenalkan sebagai permainan virtual berbasis blockchain. Crypokitties merupakan sebuah permainan berbasis blockchain yang berhasil merevolusi permainan online pada sata itu. 

Kesuksesan dari Crypokitties tidak lepas dari peran perusahaan pengembangnya yaitu Axiom Zen. Selain itu, John Watkinson dan Matt Hall juga terus mengembangkan NFT menggunakan jaringan blockchain Ethereum

Usaha kedunya tidak sia-isa sebab mereka berhasil mengeluarkan Cryptopunks di tahun 2017. Cryptopunks adalah karakter gambar NFT berbasis blockchain Ethereum menggunakan Token ERC-20. Sementara itu untuk meluncurkan NFT dan token ERC-721 dalam penciptaan karakter NFT, sehingga menjadikan Cryptopunk sebagai NFT hybrid pertama di dunia. 

Hal itu jugalah yang menjadikan Cryptopunk sangat populer di komunitas cryptocurrency. Hingga pada tahun 2021, salah satu karakter dalam NFT tersebut berhasil dijual dengan harga $11,8 juta.

Sejarah NFT Era Decentraland/ Metaverse (2021 – masa yang akan datang)

Perkembangan NFT semakin pesat dan sukses mencuri perhatian banyak orang. Pengembangan tersebut mulai masuk ke dunia metaverse. Perlu diketahui bahwa metaverse adalah invovasi teknologi yang menjadikan NFT sebagai aset digital.

Proyek ini metaverse yang cukup terkenal yaitu Decentraland yang mulai dikerjakan pada akhir 2015 oleh Argentinians Ari Meillich dan Esteban Oradno. Decentraland adalah permainan virtual yang secara tidak langsung memasukan dunia nyata ke dalam metaverse, dimana pemain yang ada bisa berinteraksi datu dengan lainnya.

Sejarah NFT di masa depan sangat bergantung pada ekosistem yang mendukungnya. NFT digunakan sebagai aset digital dalam metaverse berkemungkinan mempengaruhi suplai NFT itu sendiri. Semakin langka sebuah NFT, maka semakin mahal juga harganya.

Demikian ulasan seputar sejarah NFT dari 2012 hingga saat ini. Dari penjelasan tersebut kini kita paham bahwa ternyata NFT bukanlah penemuan baru, melainkan sudah direncanakan sejak beberapa tahun yang lalu. Dan kedepannya, NFT akan terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi.

Sumber: Sugiharto, A., Musa M.Y., & Fatahuddin, M.J. 2022. NFT & Metavers: Blockchain, Dunia Virtual & Regulasi. Perkumpulan Kajian Hukum Terdesentralisasi, Jakarta.

Posting Komentar untuk "Sejarah NFT dari Era Before Crypotkitties sampai Metaverse"