PENNY BLACK: PERANGKO YANG MENGUBAH DUNIA — KISAH INOVASI POSTAL YANG MENGUBAH CARA MANUSIA BERKOMUNIKASI
Penny Black adalah perangko pertama yang digunakan dalam sistem pos publik di dunia, diluncurkan Inggris pada 1 Mei 1840. Pelajari bagaimana inovasi kecil ini merevolusi komunikasi jarak jauh, menjangkau jutaan orang, dan membentuk infrastruktur global yang masih kita gunakan hingga hari ini.
I. PENDAHULUAN: SEBUAH REVOLUSI DALAM UKURAN PRANGKO
Tahun 1840 menandai momen bersejarah yang sering kita lupakan dalam narasi besar peradaban modern. Pada tanggal 1 Mei 1840, pemerintah Britania Raya meluncurkan sebuah inovasi yang tampak sederhana namun benar-benar mengubah cara manusia berkomunikasi jarak jauh selama berabad-abad ke depan. Inovasi itu adalah Penny Black — sebuah perangko kecil berukuran sekitar 2 cm persegi yang menampilkan profil wajah Ratu Victoria dan bertuliskan "ONE PENNY"[1].
Yang membuat Penny Black istimewa bukanlah hanya bahwa itu adalah perangko pertama di dunia—meskipun itu memang fakta luar biasa yang patut dirayakan. Tetapi lebih penting lagi, Penny Black adalah simbol dari revolusi filosofis dan praktis dalam cara masyarakat modern membayar untuk pelayanan komunikasi. Sebelum Penny Black, pengiriman surat adalah privilege eksklusif bagi mereka yang kaya, karena biaya pengiriman sangat mahal dan pembayaran dilakukan oleh penerima surat, bukan pengirim. Penny Black mengubah semua itu.
Dalam artikel ini, kita akan menyelami sejarah mendalam tentang bagaimana sebuah perangko kecil menjadi salah satu inovasi paling berpengaruh dalam sejarah komunikasi manusia, mengurai teknologi percetakan yang revolusioner pada zamannya, menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang luas, dan memahami warisan yang masih kita rasakan hingga hari ini, lebih dari 180 tahun kemudian.
II. KONTEKS SEBELUM REVOLUSI: SISTEM POSTAL YANG RUSAK DAN TIDAK MERATA
A. Sistem Pembayaran Pos Lama: "Receiver Pays" (Penerima Membayar)
Sebelum tahun 1840, sistem pos Inggris dan sebagian besar dunia barat beroperasi di bawah model ekonomi yang sangat tidak adil dan tidak efisien: penerima surat harus membayar untuk biaya pengiriman, bukan pengirim.
Sistem ini menciptakan berbagai masalah praktis dan sosial yang menyedihkan:
1. Surat Ditolak Secara Massal
Ketika surat tiba di tangan penerima, mereka sering menolak untuk membayar biaya pengiriman yang sangat mahal. Akibatnya, ribuan surat ditarik kembali ke kantor pos, tidak pernah sampai ke tangan penerima yang dituju. Ini berarti komunikasi penting—tentang kabar keluarga, peluang bisnis, atau berita mendesak—seringkali gagal berkomunikasi hanya karena penerima tidak mau atau tidak mampu membayar.
2. Korupsi dan Manipulasi Harga
Karena biaya pengiriman dihitung berdasarkan jarak jarak dan berat surat, sistem ini menciptakan insentif yang perverse:
- Pejabat pos sering menambah biaya secara semena-mena untuk meningkatkan revenue mereka
- Pengirim surat mencoba untuk "menginformasikan" berita melalui alamat atau tulisan di sampul surat (tanpa membuka surat), sehingga penerima bisa membaca pesan tanpa harus membayar untuk membuka surat—praktik yang disebut "franking" yang tidak resmi
- Surat sering tertunda berbulan-bulan sambil menunggu penerima mengumpulkan uang untuk membayar biaya pengiriman
3. Disparitas Sosial
Sistem ini memperkuat kesenjangan sosial:
- Orang kaya dapat dengan mudah mengirim surat karena mereka mampu membayar biaya yang tinggi
- Orang miskin praktis terisolasi dari komunikasi jarak jauh, karena mereka tidak mampu membayar biaya pengiriman yang tinggi setiap kali menerima surat
Ini berarti bahwa informasi, peluang bisnis, dan koneksi sosial—semua hal yang membuka pintu menuju mobilitas sosial—tetap menjadi privilege eksklusif kelas atas.
B. Krisis Efisiensi Kantor Pos Inggris
Pada awal abad ke-19, sistem pos Inggris berada dalam krisis operasional yang serius[1]:
- Volume surat yang ditolak mencapai angka yang menakjubkan—sekitar 40% surat yang diterima oleh kantor pos ditolak oleh penerima karena mereka tidak mau atau tidak mampu membayar biaya pengiriman
- Kantor pos dipenuhi dengan surat-surat yang tidak terambil, menciptakan kemacetan administratif yang serius
- Revenue kantor pos tidak stabil karena banyak surat yang tidak pernah membayar—biaya pengiriman dihitung berdasarkan apakah surat berhasil diambil atau tidak
Situasi ini adalah paradoks yang menyakitkan: kantor pos memiliki keuntungan finansial yang besar untuk mencegah surat sampai ke penerima, karena dengan cara itu mereka tidak kehilangan revenue dari biaya pengiriman yang tidak terbayar!
III. ROWLAND HILL: VISIONER YANG MENGUBAH SEGALANYA
A. Profil Reformer Visioner
Pada tahun 1837, seorang visioner Inggris bernama Sir Rowland Hill—seorang postmaster yang progresif dan pemikir sosial—mengajukan sebuah proposal radikal yang pada awalnya dianggap gila oleh sebagian besar institusi pos Inggris: mengubah sistem pembayaran dari "receiver pays" menjadi "sender pays", dan melakukannya dengan menggunakan perangko kecil adhesive (melekat) yang bisa dibeli terlebih dahulu sebelum surat dikirimkan.
Proposal Hill didukung oleh logika ekonomi dan sosial yang kuat[1]:
- Menghilangkan transaksi kontroversial: Dengan membuat pengirim membayar di muka, surat tidak perlu lagi menjadi subjek negosiasi antara kantor pos dan penerima
- Meningkatkan volume: Membuat pengiriman surat lebih murah dan mudah akan meningkatkan jumlah surat yang dikirim secara dramatis
- Menciptakan revenue yang stabil: Kantor pos akan menerima pembayaran sebelum surat dikirim, bukan sesudahnya
- Keadilan sosial: Membuat komunikasi jarak jauh dapat diakses oleh semua orang, bukan hanya orang kaya
B. Resepsi Awal yang Mengejutkan dan Perjuangan Political
Ketika Hill pertama kali mengajukan proposal revolusionernya, dia menghadapi perlawanan yang ganas dari berbagai pihak:
- Pejabat pos tradisional khawatir akan kehilangan kekuasaan dan revenue
- Pemilik bisnis ekspres swasta (yang mengatur pengiriman surat untuk kalangan atas) takut akan kehilangan bisnis mereka
- Skeptis finansial tidak percaya bahwa menurunkan harga akan benar-benar meningkatkan volume surat secara signifikan
Namun, Hill adalah seorang politisi dan penulis yang terampil. Dia menerbitkan pamplet dan artikel yang menjelaskan secara detail bagaimana sistem barunya akan bekerja. Dia mempresentasikan data empiris dari berbagai negara yang menunjukkan bahwa mengurangi biaya postage akan meningkatkan volume surat secara eksponensial.
Akhirnya, pada tahun 1839, pemerintah Inggris menerima usulannya, dan Rowland Hill akan menerima penghargaan tertinggi untuk inovasinya: gelar Knighthood (ia menjadi Sir Rowland Hill) — sebuah penghargaan yang jarang diberikan untuk pencapaian administratif, tetapi menunjukkan betapa besarnya dampak inovasinya dianggap oleh pemerintah Inggris[1].
IV. PENNY BLACK: DESAIN, TEKNOLOGI, DAN PRODUKSI
A. Pemilihan Denominasi: Mengapa "One Penny"?
Ketika pemerintah Inggris menerima proposal Rowland Hill, mereka perlu memutuskan berapa biaya untuk mengirim surat. Pertanyaan yang tampak sederhana ini sebenarnya sangat strategis dan penuh dengan pertimbangan ekonomi dan sosial:
Satu penny dipilih sebagai biaya standar untuk mengirim surat dalam jarak pendek (hingga satu mil / 1.6 km di area kota-kota besar). Mengapa satu penny?
- Aksesibilitas: Satu penny pada tahun 1840 adalah uang yang dapat dijangkau bahkan oleh kalangan kelas bawah—cukup murah untuk membuat pengiriman surat menjadi sesuatu yang dapat dilakukan oleh orang biasa, bukan hanya orang kaya
- Stabilitas revenue: Meskipun satu penny terasa sangat murah, volume surat yang diperkirakan akan meningkat secara dramatis berarti kantor pos akan menerima revenue yang jauh lebih besar daripada dengan sistem lama
- Keselarasan dengan mata uang: Satu penny adalah unit mata uang yang paling kecil dan paling umum dalam ekonomi Inggris, sehingga mudah bagi orang-orang untuk menyiapkan uang untuk membeli perangko
B. Desain Visual: Profil Ratu Victoria dan Simbolisme Kekuasaan
Penny Black menampilkan profil sisi kanan (profile sinister) Ratu Victoria, diambil dari monyet koin resmi yang digunakan untuk menggambarkan penguasa di uang logam Inggris.
Pilihan menampilkan Ratu Victoria bukan kebetulan atau sekadar dekorasi, tetapi memiliki makna politis dan ideologis yang sangat penting:
- Simbol Kekuasan Negara: Dengan menempatkan wajah Ratu Victoria pada perangko, pemerintah Inggris menegaskan bahwa sistem postal adalah layanan negara yang resmi dan sah, bukan hanya sistem perdagangan swasta
- Produk Keamanan Anti-Pemalsuan: Dengan menggunakan portrait Ratu yang indah dan detail, pemerintah membuat perangko lebih sulit untuk dipalsukan—setiap orang yang mencoba membuat perangko palsu akan dengan jelas melanggar law tentang menggunakan gambar Ratu
- Propaganda Monarki: Setiap surat yang dikirim dengan Penny Black adalah pengakuan implisit terhadap otoritas dan kehadiran Ratu Victoria, menyebarkan image monarki ke seluruh lapisan masyarakat
Profil Ratu Victoria yang ditampilkan pada Penny Black diambil dari desain numismatic (desain uang) yang sebelumnya telah disetujui, menunjukkan bahwa Penny Black adalah bagian dari sistem representasi kekuasan yang lebih luas dalam ekonomi Inggris abad ke-19.
C. Teknologi Percetakan: Steel Engraving dan Reproduksi Presisi
Penny Black diproduksi menggunakan teknologi percetakan paling canggih pada zamannya: steel engraving dengan intaglio printing (printing dari lembaran baja yang telah diukir dengan motif).
Proses ini sangat rumit dan membutuhkan keahlian artisanal yang luar biasa:
1. Pembuatan Master Plate (Pelat Induk)
- Engraver ahli menggunakan jarum dan alat-alat khusus untuk mengukir detail wajah Ratu Victoria ke dalam lembaran baja berkualitas tinggi dengan presisi yang sangat teliti
- Setiap garis, bayangan, dan detail pada wajah Ratu harus direncanakan dengan cermat untuk memastikan bahwa ketika pelat digunakan untuk mencetak, gambar akan terlihat tajam dan detail
2. Inkscape dan Reproduksi
- Setelah master plate selesai, lembaran baja tersebut digunakan untuk membuat multiple "working plates" yang digunakan dalam proses percetakan
- Permukaan lembaran baja dilapisi dengan tinta khusus, dan kemudian kertas ditekan dengan kuat terhadap permukaan untuk mentransfer gambar dari lembaran baja ke kertas
- Proses ini diulang untuk setiap lembaran perangko yang dihasilkan
3. Kualitas dan Variasi
- Karena proses ini adalah manual dan bergantung pada skill operator, setiap lembar perangko memiliki variasi kecil dalam kedalaman warna, posisi cetak, dan detail
- Philatelist (kolektor perangko) yang serius menghabiskan waktu mempelajari variasi-variasi kecil ini, karena perangko dengan variasi langka bisa bernilai ratusan kali lebih mahal daripada versi standar
V. DAMPAK REVOLUSIONER: KETIKA SATU INOVASI MENGUBAH DUNIA
A. Hasil Segera: Eksplosion Volume Surat
Ketika Penny Black resmi diluncurkan pada 6 Mei 1840 (validasi untuk penggunaan umum, meski telah diterbitkan sejak 1 Mei), hasilnya melampaui bahkan ekspektasi paling optimis para pendukung reformasi:
- Volume surat meningkat lebih dari 100% dalam tahun pertama—jauh lebih besar dari proyeksi awal
- Kantor pos yang sebelumnya dipenuhi dengan surat-surat yang ditolak penerima tiba-tiba menjadi tempat yang sibuk dengan surat-surat yang berhasil diambil
- Orang biasa mulai mengirim surat karena biayanya yang terjangkau (satu penny), menciptakan revolusi dalam komunikasi personal dan bisnis
Dalam konteks ekonomi, ini adalah contoh sempurna dari teori ekonomi tentang elastisitas demand: ketika harga turun secara signifikan, demand meningkat lebih dari yang diperkirakan.
B. Perubahan Sosial: Demokratisasi Komunikasi Jarak Jauh
Lebih penting daripada dampak finansial adalah dampak sosial yang mendalam:
- Perempuan dapat menulis kepada teman-teman mereka: Sebelumnya, mengirim surat adalah terlalu mahal untuk komunikasi personal, tetapi sekarang, perempuan muda dapat menulis kepada teman-teman mereka dengan satu penny
- Keluarga yang terpisah dapat tetap terhubung: Dengan biaya yang terjangkau, anggota keluarga yang telah berimigrasi ke kota atau ke koloni dapat tetap berkomunikasi dengan keluarga mereka di pedesaan
- Komersial meningkat: Pemilik bisnis kecil dapat mengirim pesanan, invoice, dan komunikasi bisnis dengan murah, mendorong pertumbuhan ekonomi
- Literasi dan pendidikan: Sekolah dan institusi pendidikan dapat mengirim surat pemberitahuan dan materi pembelajaran dengan biaya yang terjangkau
C. Adopsi Global: Penyebaran Model Penny Black ke Seluruh Dunia
Keberhasilan Penny Black di Inggris segera menyebabkan seluruh dunia untuk mengikuti:
- Swiss menerbitkan perangko pertama mereka pada tahun 1843 — hanya 3 tahun setelah Penny Black
- Amerika Serikat meluncurkan perangkonya pada tahun 1847 — 7 tahun setelah Inggris
- Dalam dekade berikutnya, hampir setiap negara di dunia telah mengadopsi sistem perangko adhesive yang mirip dengan model Inggris[2]
Penny Black adalah template yang diikuti oleh sisa dunia, menunjukkan bahwa inovasi Inggris dalam sistem postal bukan hanya keberuntungan lokal, tetapi solusi yang universal dan dapat diterapkan di berbagai konteks budaya dan ekonomi.
VI. PENNY BLACK DALAM SEJARAH FILATELIS: DARI POSTAL ITEM MENJADI COLLECTORS' TREASURE
A. Philately: Hobi yang Dimulai dengan Penny Black
Secara mengejutkan, Penny Black tidak hanya mengubah sistem postal—tetapi juga menciptakan hobi baru yang disebut "philately" (koleksi dan studi perangko)[1].
Mengapa orang mulai mengumpulkan perangko?
- Keindahan desain: Perangko adalah karya seni miniatur yang dapat dijangkau oleh orang biasa—berbeda dengan lukisan minyak besar di museum, perangko dapat dimiliki oleh siapa saja
- Peristiwa sejarah: Setiap perangko menampilkan gambar yang berbeda, sering kali merayakan acara-acara penting, pemimpin, atau landmark geografis, sehingga mengumpulkan perangko adalah cara untuk mempelajari sejarah dan geografi
- Investasi finansial: Perangko lama dan langka dengan cepat menjadi barang yang dicari oleh kolektor, menciptakan pasar dengan nilai yang terus meningkat
Hobi philately yang dimulai dengan Penny Black telah bertahan hingga hari ini—bahkan di era digital, jutaan orang masih mengumpulkan perangko, dan perangko langka dapat dijual dengan harga fantastis di lelang internasional.
B. Penny Black: Investasi yang Terus Meningkat Nilainya
Penny Black asli dari tahun 1840 adalah salah satu perangko paling dicari di dunia:
- Penny Black yang dalam kondisi sempurna dapat dijual dengan harga ribuan pound sterling (dalam beberapa kasus, lebih dari £100,000)
- Penny Black dengan variasi cetak langka bisa bernilai jutaan pound sterling
- Kepemilikan Penny Black asli adalah symbol status dan pengetahuan budaya bagi kolektor perangko serius
VII. PENNY BLACK SEBAGAI SIMBOL INOVASI: PELAJARAN UNTUK ZAMAN MODERN
A. Inovasi yang Mengubah Sistem: Pentingnya Menentang Kebijakan Lama
Penny Black mengajarkan kita sebuah pelajaran penting tentang inovasi: inovasi terbesar bukan selalu tentang teknologi baru, tetapi tentang mengubah sistem lama yang tidak efisien menjadi sistem baru yang lebih baik.
Rowland Hill tidak menemukan teknologi baru—perangko adhesive dan printing teknologi sebelumnya sudah ada. Apa yang Hill lakukan adalah menyadari bahwa sistem pembayaran yang ada (receiver pays) adalah fundamentally broken, dan dia menawarkan solusi yang lebih baik.
Ini adalah template yang relevan untuk zaman kita: saat ini, kita mungkin memiliki sistem-sistem yang sudah ada selama puluhan atau ratusan tahun yang tidak lagi efisien. Inovasi berarti memiliki keberanian untuk mengkritik sistem yang ada dan menawarkan alternatif yang lebih baik, bahkan jika itu berarti mengubah cara institusi dan individu telah berbisnis selama berabad-abad.
B. Dampak Eksponensial dari Inovasi Kecil
Penny Black juga mengajarkan kita bahwa inovasi terkecil bisa memiliki dampak eksponensial. Sebuah perangko kecil sepanjang 2 cm, yang harganya hanya satu penny, telah:
- Merevolusi sistem komunikasi global
- Menciptakan infrastruktur pos yang masih kita gunakan hingga hari ini
- Mengubah cara jutaan orang berkomunikasi
- Membuka pintu bagi mobilitas sosial dan ekonomi
- Menciptakan hobi dan budaya koleksi yang berlangsung hingga sekarang
Jika kita menganggap Penny Black hanya sebagai "sebuah perangko kecil", kita akan melewatkan betapa luar biasanya dampak inovasi tersebut pada sejarah manusia.
VIII. WARISAN PENNY BLACK HINGGA HARI INI
A. Sistem Postal Modern
Sistem postal yang kita gunakan hari ini, lebih dari 180 tahun setelah Penny Black diluncurkan, masih pada dasarnya mengikuti template yang dibuat oleh Rowland Hill dan Penny Black:
- Perangko masih digunakan untuk melunasi biaya pengiriman di muka
- Denominasi perangko masih menunjukkan berapa banyak biaya yang sudah dibayar
- Design perangko masih menampilkan portrait pemimpin atau gambar budaya yang penting
- Sistem ini masih menggunakan teknologi printing yang mungkin berbeda dalam detail, tetapi konsepnya sama dengan Penny Black
Bahkan dengan munculnya email dan komunikasi digital, perangko dan sistem postal masih bertahan karena ada banyak hal yang masih perlu dikirim secara fisik.
B. Penny Black dalam Kesadaran Publik: Simbol Sejarah dan Inovasi
Penny Black telah menjadi ikon yang melampaui fungsi aslinya:
- Dalam museum dan koleksi publik di seluruh dunia, Penny Black dipajang sebagai simbol dari inovasi dan modernisasi abad ke-19
- Dalam pop culture dan referensi budaya, Penny Black sering disebut sebagai "inovasi terbesar Britain" atau "simbol era Victorian yang berubah"
- Dalam filatelis dan koleksi pribadi, Penny Black adalah target pertama bagi banyak kolektor pemula, karena pentingnya sejarah dan keindahan desainnya
IX. KESIMPULAN: SEBUAH PERANGKO KECIL YANG MENGUBAH DUNIA
Penny Black adalah jauh lebih dari sekadar perangko kecil yang berisi portrait Ratu Victoria. Ini adalah monumen fisik dari revolusi dalam cara manusia berkomunikasi, hasil dari pemikiran visioner seorang reformer yang berani menantang sistem yang sudah berusia berabad-abad, dan bukti bahwa inovasi terkecil bisa memiliki dampak terbesar.
Ketika kita melihat Penny Black dalam koleksi museum atau dalam sejarah, kita tidak hanya melihat perangko kecil. Kita melihat:
- Revolusi dalam aksesibilitas komunikasi — yang mengubah surat dari privilege kelas atas menjadi hak bagi semua orang
- Inovasi sistem — bukan hanya teknologi, tetapi perubahan fundamental dalam cara institusi bekerja
- Keberanian untuk mengubah tradisi — kesediaan Rowland Hill untuk menghadapi perlawanan dan memperjuangkan ide-ide baru
- Dampak jangka panjang — inovasi yang masih mempengaruhi cara kita hidup 180 tahun kemudian
Dalam era ketika kita sering dianjurkan untuk "berpikir besar" dan "bermimpi besar", Penny Black mengingatkan kita bahwa inovasi terbesar sering datang dari pemikiran yang sederhana, berani, dan berorientasi pada solusi praktis untuk masalah nyata.
Sebuah perangko kecil, satu penny, sebuah ide sederhana—dan dunia tidak pernah sama lagi.
Catatan untuk Pembaca Blog: Jika Anda memiliki Penny Black asli dari tahun 1840, Anda memegang sesuatu yang tidak hanya bernilai finansial tinggi, tetapi juga bermakna sejarah yang luar biasa. Perangko itu adalah jejak fisik dari momen ketika dunia berubah, dan menceritakan kisah tentang bagaimana satu orang visioner dapat mengubah cara jutaan orang berinteraksi satu sama lain[1][2].
Kutipan: [1] Stamping with stamps - medical history and postage stamps. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7930305/ [2] Austria’s Unusual Pandemic-Themed Postage Stamps: Toilet Paper, Facemask, Bandage https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9433919/ [3] 2000px-Penny_black.jpg https://ppl-ai-file-upload.s3.amazonaws.com/web/direct-files/attachments/images/58213274/b1c7dfcf-965a-4f29-967c-d7ded7857e3d/2000px-Penny_black.jpg?AWSAccessKeyId=ASIA2F3EMEYETUJWHEX6&Signature=1%2BkLC06JoNylAliTEnMb7MtfayI%3D&x-amz-security-token=IQoJb3JpZ2luX2VjEGEaCXVzLWVhc3QtMSJIMEYCIQDSw8qE%2BeP5guAHb69RHTX6DqZraJJdCgzsGgrFd5FjOAIhAOcypxCwt1G1eKAe3H8DJNrqKpo6YP9K6Uofq1GxBBADKvMECCkQARoMNjk5NzUzMzA5NzA1Igyd4M7sV99OwA9W%2F4sq0AR0nBQ7OMg6QfmGTY1Y6FVh7AynaOV8k7Hy7JaurTi5zLIArpU6Tbz0p9xNMyVK6u%2B11f%2Bul%2F6pXQ65PHbsPmIAiX62%2FuCdLZT6O15vWdJhVMi207QAWUALI9GZtT9yS1lTlQEe%2FLHo%2F1mjm3vSZlDfPnIVLVp%2Ft2p8Niqvlti7Qte7GjxeZClQJ9V27oYtBG3XmA7GJxQZEdxcmCjxil45EYFmDk3O4RFaRBLSANDmFpIp8WMlF9JBv9ykIdUiaiVUnz76utfNoKfWPfZHEsbBLIrltnBicyesPSvpUI0SdfenAMbiHc7Kvo0GHysob7slujAGuN5kDNKHU67v035Q8ObtlDt8fvZCRuHwMiYebB8O9hInjp8tWGZbw%2FNJNW7HTPa%2F9SblsnLBwtrjQFnsYWnT1bqE1A2zqKrheRaAPWN21VRYSBPvdNERfF0xBiGDtkaHSIbdeep49oCUgdxDMf%2FrXWQ10DH07Is7EBlOh9egeGWAIT%2B6%2BZf4y8vblIzKCxKB4UZpjHOqTPlv95u%2Bi2c4JoYJvWL1xVZgI8EqkG6xu5p8f0GxvAfwJ2k5mHJzjy1Z7P4a9ihwZJGDyCqf32dMc0IM6WBmuzrlg5IFFzEvfotoYtusPNl5itC7mz4JsRt7Z9gnimbemN8nmC%2BBrKOHvXahalGJPHtY2D7GJz2i5E8ClgfB1GoSpn6niJeGX7nAIH91QQ9H63uQ4bCcx%2F0p3TQIbqRX4HWH%2F20BHtKicUf7EVMCt%2FytjfLAfxMalwuUXp%2Fq2wB5N%2Bh%2FZvXXMMPA6MoGOpcB40VNSKXjz4Y9tV0SImV3RSoyGbkF%2BIqYMp7gGClCeHjN0wVuOOB4czL%2FKaIFkIjKcPfE8WnQAfGbhwts%2BWNvhS6dU75SJFQXPEHDuBgLHmTC2CbZt9yy2CnmCWZkRiNhBYFfZbsq9rQHtInKjvpozm78mGIKp3rQRLjX%2Bf8K2OPkMs7CoJwhKGKALQKTkfKMXo8D%2F00NZg%3D%3D&Expires=1767516800 [4] Perka_BPS_No50_Tahun_2013Kode_dan_Wilayah_Kerja_Statistik_Tahun_2013_1659514270.pdf https://ppl-ai-file-upload.s3.amazonaws.com/web/direct-files/collection_3b04e3b3-a3c4-4a07-b3b8-09f208aa120e/4c4d745a-4e65-4697-aef0-ce0dc51f2e2e/Perka_BPS_No__50_Tahun_2013__Kode_dan_Wilayah_Kerja_Statistik_Tahun_2013_1659514270.pdf [5] Screenshot_20260104_144751.jpg https://ppl-ai-file-upload.s3.amazonaws.com/web/direct-files/attachments/images/58213274/8b83836d-fd57-402a-ad6f-3790d6ccbabc/Screenshot_20260104_144751.jpg [6] 2000px-Postcards_by_Elizaveta_Bem_byRichard-_071.jpg https://ppl-ai-file-upload.s3.amazonaws.com/web/direct-files/attachments/images/58213274/4d3b765b-daf7-4298-ac90-f66e3f14fd4c/2000px-Postcards_by_Elizaveta_Bem_by_Richard_-_071.jpg [7] lossy-page1-2000px-Boek-_en_bureauhandel_G.Kolff-_Co._aan_Pasar_Pisang_te_Batavia-_KITLV_26607.tiff.jpg https://ppl-ai-file-upload.s3.amazonaws.com/web/direct-files/attachments/images/58213274/07d3ad41-a5b9-4ede-8ff1-f001394d05b2/lossy-page1-2000px-Boek-_en_bureauhandel_G._Kolff_-_Co._aan_Pasar_Pisang_te_Batavia-_KITLV_26607.tiff.jpg [8] Strombus Mollusks on Brazilian postage stamps https://www.semanticscholar.org/paper/dc80d63922f5f492c2c3fb042291dbacb053909c [9] Philately and Otolaryngology https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/014556130208100812 [10] Historical Evidence and Information Gathered from the Traders' Tokens of the Seventeenth Century and from the Minor Currency https://zenodo.org/record/2143978/files/article.pdf [11] MEDICINE AND THE EMPIRE https://www.bmj.com/lookup/doi/10.1136/bmj.2.3887.29 [12] Stamps and Mathematics https://arxiv.org/pdf/2412.19579.pdf [13] The Prince and Princess See the Stamps Printed https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5254392 [14] Paper https://www.cambridge.org/core/services/aop-cambridge-core/content/view/A2BC240304F28F2153089FAB57B242C8/S1060150323000414a.pdf/div-class-title-paper-div.pdf [15] Postmistresses and the state, 1660–1715 https://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.1080/09612025.2024.2344147?needAccess=true [16] Invisible Ink for Postals https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8824940 [17] Notes on the Geology of Victoria https://zenodo.org/record/2245788/files/article.pdf [18] Postal Plots in British Fiction, 1840–1898: Readdressing Correspondence in Victorian Culture by Laura Rotunno (review) https://www.semanticscholar.org/paper/eb40e90ebfcaac5dc6e8441d5fb114440d011aee [19] You Need to Get Your Head Examined: The Unchanging Portrait of Queen Victoria on Nineteenth-Century British Postage Stamps https://www.semanticscholar.org/paper/c7276b13ef3b934b2b023263030bfa0e60b83241 [20] Numerals: Hawaiian Kingdom Stamps that Fill a Need and Fascinate Collectors Worldwide, 1859-1866 https://www.semanticscholar.org/paper/d8552ffd83c1b4328aa40f08cd2ba7fbc630aff5 [21] San serif Bishop Marks from 1673 https://aru.figshare.com/articles/presentation/San_serif_Bishop_Marks_from_1673/9771983/3 [22] Islam and Tribal Art in West Africa. By René A. Bravmann. (African Studies Series No. 11.) 9×6. Pp. xiv + 190 + 4 maps + 83 illus. in text. Cambridge: University Press, 1974. £5. https://www.cambridge.org/core/product/identifier/S000358150000843X/type/journal_article [23] The Neglected “Unstamped”: The Manx Pauper Press of the 1840s https://www.cambridge.org/core/product/identifier/S0095139000011960/type/journal_article [24] Reading England's Mail: Mid-Century Appropriation and Charles Dickens's Traveling Texts https://www.semanticscholar.org/paper/b0d48b2e3ac6ad1e1df01c82953e01b365103ad7 [25] “One Certain Standard”: Colonial Currencies and the Politics of Economic Knowledge in Late Stuart Britain https://www.cambridge.org/core/services/aop-cambridge-core/content/view/C8B039F5F63E824699F0C08071F8F7ED/S0021937124001199a.pdf/div-class-title-one-certain-standard-colonial-currencies-and-the-politics-of-economic-knowledge-in-late-stuart-britain-div.pdf [26] The beating heart of the system: the health of postal workers in Victorian London https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0305748820300335 [27] The Origination and Distribution of Money Market Instruments: Sterling Bills of Exchange during the First Globalization https://arxiv.org/ftp/arxiv/papers/2103/2103.01558.pdf [28] Toward a Genealogy of Certification https://impact-journal-cfpr.uwe.ac.uk/index.php/impact/article/download/180/138 [29] Free Market Metaphor: The Historical Dynamics of Stamp Collecting https://www.cambridge.org/core/product/identifier/S0010417500018077/type/journal_article [30] THE HOUSING QUESTION https://www.bmj.com/lookup/doi/10.1136/bmj.2.3016.450-c [31] Notes on Economics https://zenodo.org/record/1823935/files/article.pdf [32] Blockchain-Based Supply Chain for Postage Stamps https://www.mdpi.com/2227-9709/5/4/42/pdf?version=1542264760 [33] Digital pioneers: computer-generated art from the v&a's collections https://www.scienceopen.com/document_file/7bd11ef0-5d4f-4f95-8276-1c566c43e2b4/ScienceOpen/008_Dodds.pdf [34] Counter-Ceremonial: Contemporary Artists and Queen Victoria Monuments http://19.bbk.ac.uk/article/id/4732/download/pdf/ [35] Views of England and Wales: A New Online Collection https://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.1080/0047729X.2023.2299036?needAccess=true [36] ‘A token of their love’: Queen Victoria Memorials in New Zealand https://19.bbk.ac.uk/article/id/1698/download/pdf/ [37] Silver Wedding Portrait of Their Majesties https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5239073 [38] Review of ‘Sculpture Victorious: Art in an Age of Invention, 1837–1901’ at Tate Britain, 25 February to 25 May 2015 https://19.bbk.ac.uk/articles/10.16995/ntn.773/galley/1208/download/ [39] Some Representative Examples of Romano-British Sculpture https://zenodo.org/record/2517666/files/article.pdf [40] ‘So great a cloud of witnesses’: Shaping Sacred Space in the Victorian Anglo-World http://19.bbk.ac.uk/article/id/2953/ [41] Indeterminate https://www.qeios.com/read/XL0CSK/pdf [42] Proceedings of the American Association https://zenodo.org/record/1792715/files/article.pdf [43] XIX. Account of the Invention of the Pantograph, and a Description of the Eidograph, a Copying Instrument invented by William Wallace, A.M., F.R.S. Edin., F.R.A.S., Memb. Cam. Phil. Soc, &c., Professor of Mathematics in the University of Edinburgh https://zenodo.org/record/1618881/files/article.pdf [44] The art history of Indonesian Banteng stamps https://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.1080/23311983.2024.2365051?needAccess=true [45] The Art Amateur https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9721995
